Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Insentif kepada 1.030 Guru Ngaji dan Majelis Taklim
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru keagamaan. Bupati Andi Rudi Latif menyalurkan insentif kepada para guru ngaji dan guru majelis taklim sebagai bentuk apresiasi atas peran dan pengabdian mereka dalam membina akhlak serta karakter masyarakat.
Penyaluran insentif tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan yang selama ini memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Tanah Bumbu.
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa guru ngaji dan guru majelis taklim memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
“Insentif ini merupakan wujud perhatian dan penghargaan pemerintah daerah terhadap peran penting para guru keagamaan dalam membina akhlak dan membentuk karakter masyarakat,” ujar Bupati di Batulicin, Senin.
Menurutnya, keberadaan guru ngaji dan majelis taklim tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pembinaan moral, sosial, serta penguatan nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa para guru keagamaan merupakan pilar penting dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai akhlak mulia. Oleh karena itu, pemerintah daerah merasa perlu memberikan dukungan yang layak atas dedikasi dan keikhlasan mereka dalam mendidik umat.
“Ini adalah bentuk apresiasi kami atas pengabdian para guru ngaji dan guru majelis taklim yang selama ini berperan besar dalam pendidikan keagamaan masyarakat,” tambahnya.
Tercatat sebanyak 1.030 guru keagamaan di Kabupaten Tanah Bumbu menerima insentif tersebut. Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam memperkuat pendidikan keagamaan serta menumbuhkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
Selain sebagai upaya peningkatan kesejahteraan, penyaluran insentif ini juga dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para guru keagamaan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya visi pembangunan daerah yang berorientasi pada nilai moral dan kebersamaan.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum refleksi dan penguatan kerja sama antara pemerintah daerah dengan para guru ngaji dan guru majelis taklim dalam membangun Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” pungkas Bupati Andi Rudi Latif.




