Program YESS di Tanah Bumbu Masuki Tahap Serah Terima, Jangkau Ribuan Petani Milenial

BATULICIN – Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) di Kabupaten Tanah Bumbu resmi memasuki tahap serah terima setelah dilaksanakan sejak tahun 2019. Kegiatan serah terima hasil dan capaian Program YESS digelar di Auditorium Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), Kabupaten Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat.

Kepala DKPP Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, menyampaikan bahwa selama periode pelaksanaan 2019 hingga 2025, Program YESS telah menjangkau ribuan petani milenial di Kabupaten Tanah Bumbu. Tercatat sebanyak 4.064 orang menjadi penerima manfaat dari program tersebut.

“Para penerima manfaat mendapatkan berbagai bentuk dukungan, mulai dari pelatihan literasi keuangan, motivasi bisnis, penyusunan proposal usaha, pelatihan lanjutan, program startup, pemagangan dalam dan luar negeri, hingga hibah kompetitif baik perorangan maupun klaster,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Program YESS memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi pemuda di sektor pertanian. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani serta membantu menurunkan tingkat pengangguran terbuka melalui penyerapan tenaga kerja di bidang pertanian.

Dalam rangkaian kegiatan serah terima tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu turut menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis untuk enam Brigade Pangan Program YESS yang ada di daerah.

Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut meliputi dua unit pompa air berkapasitas enam inci, 12 unit mesin tanam (transplanter), enam unit traktor roda dua, lima unit traktor roda empat, enam unit crawler, serta 12 unit combine harvester atau mesin panen.

Meski Program YESS secara resmi telah berakhir, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pengembangan dan pendampingan kewirausahaan pemuda di sektor pertanian. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan hasil program sekaligus memperkuat regenerasi petani di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup