Pemkab Tanah Bumbu Dorong Optimalisasi PAD Melalui Inovasi dan Pendekatan Partisipatif
BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai strategi optimalisasi dan inovasi yang berkelanjutan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, yang diwakili Sekretaris Daerah Yulian Herawati, menyampaikan bahwa kemampuan daerah dalam menggali potensi pendapatan perlu dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif, inovatif, serta berbasis data yang akurat.
Menurutnya, salah satu langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah adalah melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) sebagai wadah diskusi untuk membangun dialog yang terbuka dan produktif antar pemangku kepentingan.
Dalam forum tersebut, para peserta didorong untuk menyampaikan pandangan, ide, serta pengalaman masing-masing agar dapat dirumuskan rekomendasi yang aplikatif dan dapat ditindaklanjuti oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu bersama perangkat daerah terkait.
Yulian juga menekankan pentingnya penguatan berbagai aspek strategis dalam pengelolaan PAD, seperti digitalisasi layanan, peningkatan kepatuhan wajib pajak, penguatan regulasi, pemutakhiran basis data, serta optimalisasi pengawasan dan penegakan aturan.
Langkah-langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan pengelolaan pendapatan daerah berjalan secara transparan, akurat, dan berkelanjutan.
Selain itu, ia menegaskan perlunya mendorong inovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk kemitraan dengan dunia usaha dan partisipasi aktif masyarakat, agar ekosistem pendapatan daerah dapat berkembang lebih efektif dan efisien.
Pendekatan partisipatif yang diterapkan melalui FGD tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian PAD Kabupaten Tanah Bumbu di masa mendatang.
Pemerintah daerah, lanjut Yulian, mengapresiasi pelaksanaan FGD tersebut dan berharap forum ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pencapaian target PAD, meningkatkan tata kelola pendapatan, serta memperkokoh fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.




